Kewaspadaan terhadap kondisi perairan sangat penting, terutama bagi kapal yang melintasi jalur dengan alur yang sempit dan dipengaruhi pasang surut.
KM Sabuk Nusantara 110 adalah kapal penumpang dan barang dengan kapasitas 400 penumpang dan 50 ton barang. Kapal ini memiliki ukuran 1.200 GT dan kecepatan hingga 10 knots per jam.
Dibangun pada tahun 2017 di salah satu galangan kapal di Provinsi Bangka Belitung, kapal ini dirancang untuk melayani rute perintis.
Meskipun KM Sabuk Nusantara 110 merupakan kapal milik Pelni, operasionalnya di Kepulauan Riau dilaksanakan oleh pihak swasta.
Kapal ini menghubungkan masyarakat Anambas dan Natuna yang hendak menuju Pulau Bintan.









