Market

Telkom Resmi Spin-Off Bisnis Wholesale Fiber ke InfraNexia, Nilai Aset Capai Rp35,8 Triliun

43
×

Telkom Resmi Spin-Off Bisnis Wholesale Fiber ke InfraNexia, Nilai Aset Capai Rp35,8 Triliun

Share this article
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini (Keempat dari Kiri) saat acara penandatanganan akta pemisahan (deed of spin-off) InfraNexia di Jakarta, pada Kamis (18/12/2025).
banner 468x60

Sementara itu, fase spin-off kedua ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2026, dengan proses yang dilakukan secara transparan, penuh kehati-hatian, serta mematuhi ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.

Pasca transaksi, kepemilikan saham efektif Telkom di InfraNexia meningkat menjadi 99,9999997 persen, mempertegas posisi Telkom sebagai Pemegang Saham Pengendali. Meski demikian, InfraNexia menegaskan komitmennya untuk beroperasi secara netral, menyediakan layanan wholesale fiber connectivity baik kepada pelanggan internal TelkomGroup maupun pihak eksternal.

BACA JUGA:  TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugini

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, pemisahan bisnis ini merupakan bagian dari strategi transformasi TLKM 30 dalam mengoptimalkan monetisasi aset strategis guna mempercepat penciptaan nilai perusahaan.

“Pemisahan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia merupakan langkah strategis untuk meningkatkan fokus bisnis, efisiensi operasional, dan nilai tambah dari aset infrastruktur fiber TelkomGroup,” ujar Dian.

BACA JUGA:  TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

Menurutnya, melalui InfraNexia sebagai entitas yang berfokus pada pengelolaan dan pengembangan infrastruktur fiber, Telkom dapat mempercepat penetrasi jaringan, memperbaiki tata kelola model bisnis wholesale, serta membuka peluang kemitraan strategis untuk mendukung pemerataan konektivitas digital nasional secara lebih efisien.