Ramadan

Tata Cara Salat Tarawih dan Witir 11 Rakaat Sendiri di Rumah

371
×

Tata Cara Salat Tarawih dan Witir 11 Rakaat Sendiri di Rumah

Share this article
Salat malam. (Foto: ilustrasi)
banner 468x60

Menurut mayoritas ulama, hukum mengerjakan sholat witir adalah sunnah muakkad. Adapun anjuran mengerjakan sholat witir dijelaskan Rasulullah SAW dalam sabdanya:

إِنَّ اللَّهَ زَادَكُمْ صَلَاةً فَحَافِظُوا عَلَيْهَا وَهِيَ الْوَتْرُ أخرجه أحمد

Artinya: “Sesungguhnya Allah telah menambah untuk kalian satu sholat, maka jagalah sholat tersebut. Sholat itu ialah witir.” [HR Ahmad dan dishahîhkan Syaikh al-Albâni dalam Irwa` al-Ghalîl, 2/159].

Kemudian untuk niat sholat witir, berikut ini lafadz niatnya yang dapat dibaca:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka’âtin mustaqbilal qiblati adâ’an lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Aku menyengaja sholat sunnah sholat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Saat mengerjakan sholat witir, umat Islam disyariatkan untuk membaca surat al-A’la pada rakaat pertama, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan surat al-Ikhlas pada rakaat ketiga. Anjuran tersebut dijelaskan dalam hadits Ubai bin Ka’ab berikut ini:

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ يَقْرَأُ مِنَ الْوِتْرِ بِـ {سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى} ، وَفِيْ الرَّكَعَةِ الثَّانِيَةِ بِـ{قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ} ، وَفِيْ الثَّالِثَةِ بِـ {قُلْ هُوَ اللهُ أَحَد}، وَلاَ يُسَلِّمُ إِلَّا فِيْ آخِرِهِنَّ”. أخرجه النسائي.