Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Batam
  • BP Batam
  • Pemko Batam
  • DPRD Batam
  • Video
  • Batam
  • PWI Kepri
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
  • Batam Punya Cerita
News Update
Kendala Pencarian Balita Hanyut di Tanjung Sengkuang: Ada Jeda 2 Jam Sebelum Dilaporkan Kendala Pencarian Balita Hanyut di Tanjung Sengkuang: Ada Jeda 2 Jam Sebelum Dilaporkan
Balita 2 Tahun Hanyut di Tanjung Sengkuang Batam Belum Ditemukan, Tim SAR Lakukan Penyelaman Balita 2 Tahun Hanyut di Tanjung Sengkuang Batam Belum Ditemukan, Tim SAR Lakukan Penyelaman
Pemko Batam Pasang Badan, Wali Kota Amsakar Achmad Jamin Pendidikan RAL Bocah Korban Siksa Ibu Tiri hingga Tuntas Pemko Batam Pasang Badan, Wali Kota Amsakar Achmad Jamin Pendidikan RAL Bocah Korban Siksa Ibu Tiri hingga Tuntas
Di Balik Siasat ‘Es Krim’ yang Menyelamatkan Bocah 9 Tahun di Batam dari Neraka Rumah Tangga Di Balik Siasat ‘Es Krim’ yang Menyelamatkan Bocah 9 Tahun di Batam dari Neraka Rumah Tangga
7 Fakta Memilukan Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun oleh Ibu Tiri di Sagulung Batam 7 Fakta Memilukan Kasus Penganiayaan Bocah 9 Tahun oleh Ibu Tiri di Sagulung Batam

Pengadilan Agama Batam

Hakim PA Batam Ditusuk! KY Desak Polisi Bertindak Cepat
Batam

Hakim PA Batam Ditusuk! KY Desak Polisi Bertindak Cepat

08/03/202508/03/2025
Redaksi
Misteri Serangan Hakim di Batam: Dua Pelaku Masih Buron

Misteri Serangan Hakim di Batam: Dua Pelaku Masih Buron

Batam07/03/202507/03/2025
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Mantan Bupati Natuna Tertipu Rp3 Miliar oleh Makelar Politik, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan!
    18/06/202618/06/2026 1480
  • 2
    Guru Honorer SD di Anambas Cabuli Murid di Bekas Ruang UKS, Modus Latihan Bernyanyi
    18/06/202618/06/2026 1199
  • 3
    Lima Tahun Menunggak, Pemkot Bandung Keluarkan SP 3: Asrama Singkep Lingga di Bandung Terancam Digusur
    17/06/202617/06/2026 389
  • 4
    Diserang Usai Kritik Proyek Pulau Kasu, Gubernur LIRA Kepri: Saya Tidak Singgung Suku atau Ras!
    16/06/202616/06/2026 348
  • 5
    PT. BPR Sumber Dana Mas Dabo Singkep Raih Bintang 5 Top 100 BPR Award Majalah The Finance 2026, Duduki Posisi 26 Besar BPR Terbaik Se-Indonesia
    20/06/202620/06/2026 345
  • 6
    Tragis! Pencari Kepiting di Natuna Tewas Tersambar Petir saat Cuaca Ekstrem
    20/06/202620/06/2026 247
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Pemerintah Kota Batam secara resmi menyatakan siap Pemerintah Kota Batam secara resmi menyatakan siap pasang badan untuk menjamin hak-hak masa depan RAL, bocah perempuan berusia sembilan tahun yang menjadi korban penganiayaan brutal oleh ibu tirinya di Sagulung. Komitmen nyata ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menjenguk korban di ruang perawatan anak RSUD Embung Fatimah, Batuaji. Di hadapan korban yang duduk dengan pita merah muda di kepalanya, Amsakar memberikan garansi penuh bahwa pemerintah daerah akan memfasilitasi dan mengawal kelanjutan pendidikan RAL hingga tuntas agar ia tetap memiliki kesempatan mengejar cita-citanya.

Langkah responsif ini diambil sebagai bentuk kehadiran nyata negara demi memutus mata rantai penderitaan korban, yang selama ini dijadikan samsak hidup di bawah sepengetahuan ayah kandungnya sendiri. Sambil mengusap lembut kepala RAL dengan mata berkaca-kaca, Amsakar mengutuk keras tindakan keji pelaku yang dinilainya sudah jauh di luar batas kemanusiaan dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Selain memberikan kepastian beasiswa pendidikan, dalam kunjungan tersebut Wali Kota Batam juga menyerahkan bingkisan serta santunan sebagai dukungan moral bagi proses pemulihan trauma fisik maupun psikis korban.

Intervensi total dari Pemko Batam ini sejalan dengan komitmen perlindungan anak di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra untuk memberikan proteksi maksimal bagi kelompok rentan. Saat ini, penanganan RAL di RSUD Embung Fatimah telah didampingi intensif oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta tim psikolog, sementara pelaku utama telah mendekam di sel tahanan Polsek Sagulung dengan ancaman 5 tahun penjara. Usai memastikan seluruh hak RAL terpenuhi, Wali Kota Batam juga melanjutkan blusukan ke bangsal lain untuk memantau langsung penanganan medis para jemaat HKBP Tembesi Indah yang menjadi korban kecelakaan di Pantai Melur.

#batam #batamhits #batamhits_#ibutiri #amsakarachmad
Sumpah, kejam banget! Jagat maya dan warga Batam d Sumpah, kejam banget! Jagat maya dan warga Batam dibuat geram oleh aksi penganiayaan brutal yang dilakukan seorang ibu tiri berinisial VJ (38) terhadap anak tirinya, RAL (9), di Kavling Kamboja, Sagulung. Di hadapan penyidik Polsek Sagulung, pelaku tanpa rasa bersalah mengakui semua tindakan kejinya yang tega memukuli korban dengan tangan kosong hingga babak belur. Yang bikin geleng-geleng kepala, motif penyiksaan ini ternyata sangat sepele: pelaku emosi dan kesal hanya karena korban asyik bermain sendiri saat diperintahkan untuk menjaga adiknya yang masih berusia 2 tahun.

Akibat amarah yang tidak masuk akal tersebut, kondisi fisik bocah perempuan malang ini sangat menyayat hati saat dievakuasi oleh komunitas driver online KOMANDO Batam. Mata kanan RAL lebam membiru, rambut panjangnya digunting asal-asalan hingga tak karuan, serta sekujur tubuhnya dipenuhi bekas luka parah. Dugaan penyiksaan yang sudah berlangsung lama ini diperkuat oleh hasil rontgen rumah sakit yang menunjukkan banyak sekali bekas luka lama dan baru di bagian dalam tubuh korban, membuktikan bahwa rumah yang seharusnya menjadi tempat aman justru berubah menjadi neraka bagi RAL.

Kasus ini semakin membuat publik elus dada karena ayah kandung korban, RL, diduga kuat sengaja mendiamkan penyiksaan tersebut demi memanfaatkan foto-foto luka anaknya untuk memeras donasi di grup WhatsApp dengan alasan palsu jatuh di kamar mandi. Beruntung, kejelian rekan seprofesinya berhasil membongkar kedok kejam ini lewat siasat menjemput korban dengan alasan membelikan es krim. Kini, sang ibu tiri telah resmi ditahan dan terancam hukuman 5 tahun penjara di bawah jeratan Undang-Undang Perlindungan Anak, sementara polisi terus memeriksa intensif sang ayah kandung yang didesak warga untuk ikut dijebloskan ke dalam sel.

#batam #batamhits_ #batamhits #sagulung #ibutiri
Penderitaan fisik dan batin yang dialami RAL (9) d Penderitaan fisik dan batin yang dialami RAL (9) di Kavling Kamboja, Sagulung, Batam, menjadi potret kelam hancurnya fungsi perlindungan di dalam keluarga. Bocah perempuan malang ini tidak hanya dipaksa menahan rasa sakit luar biasa akibat dijadikan samsak hidup oleh ibu tirinya, VJ (38), tetapi juga harus menerima kenyataan pahit dikhianati oleh darah dagingnya sendiri. Jeritan hati RAL semakin menyayat hati publik setelah terungkap bahwa air mata dan tubuh lebamnya justru dieksploitasi dan "dijual" oleh ayah kandungnya, RL, demi meraup keuntungan finansial lewat modus donasi palsu.

Kedok memilukan ini terbongkar saat RL melempar foto-foto kondisi tragis anaknya ke grup WhatsApp Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO) Batam dengan narasi palsu bahwa RAL terluka akibat jatuh di kamar mandi. Berdalih tidak bisa menarik penumpang karena harus menjaga anaknya yang sakit, RL dengan cepat menyematkan nomor rekening Dana untuk memeras empati rekan seprofesinya. Beruntung, kejelian Satgas KOMANDO yang mencurigai pola luka tersebut memicu aksi evakuasi cepat lewat siasat membelikan es krim, yang akhirnya membuat korban berani menangis dan jujur bahwa dirinya telah disiksa secara brutal.

Kini, sang ibu tiri telah resmi mendekam di sel tahanan Polsek Sagulung dengan ancaman 5 tahun penjara setelah mengaku kerap memukuli korban menggunakan kayu, sapu, hingga mencakar dan menyundut tubuh mungil itu dengan rokok. Sementara itu, gelombang desakan dari komunitas terus mengalir agar kepolisian bertindak profesional dan segera menahan sang ayah kandung. Tindakan RL yang dengan sengaja membiarkan penyiksaan berulang kali demi menjadikan penderitaan anaknya sebagai komoditas uang dinilai sebagai kejahatan kemanusiaan yang sangat keji dan tidak bisa ditoleransi.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Bikin mewek dan menyayat hati, penampakan RAL, boc Bikin mewek dan menyayat hati, penampakan RAL, bocah perempuan berusia 9 tahun di Kavling Kamboja, Sagulung, Batam, menjadi potret nyata kekejaman di dalam rumah tangga. Saat berhasil dievakuasi oleh komunitas driver online KOMANDO Batam, kondisi fisik mahkluk tak berdosa ini benar-benar memprihatinkan dengan mata kanan lebam membiru dan sekujur tubuh dari tangan hingga kaki dipenuhi bekas luka penganiayaan. Lebih tragisnya lagi, rambut panjang anak perempuan ini tampak digunting pendek secara asal-asalan hingga tak karuan oleh ibu tirinya, VJ (38), seolah ingin melampiaskan kebencian yang mendalam dan menghilangkan martabat sang bocah.

Penderitaan RAL semakin membuat publik menangis setelah hasil rontgen rumah sakit mengonfirmasi bahwa bagian dalam badannya dipenuhi oleh banyak sekali bekas luka lama dan baru, menandakan penyiksaan ini sudah menjadi makanan sehari-hari di bawah sepengetahuan ayah kandungnya, RL. Selama ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat teraman justru berubah menjadi neraka bagi RAL, di mana ia dijadikan samsak hidup oleh ibu tirinya hanya karena masalah sepele kesal korban asyik bermain. Kini, sang ibu tiri telah resmi mendekam di sel tahanan Polsek Sagulung dan terancam hukuman 5 tahun penjara, sementara RAL harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit untuk menyembuhkan luka fisik dan trauma psikologisnya yang begitu hebat.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland #ibutiri
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Ape Kesah
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer