Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Batam
  • BP Batam
  • Pemko Batam
  • DPRD Batam
  • Video
  • Batam
  • PWI Kepri
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
  • Batam Punya Cerita
News Update
Jejak Pasutri Penyalur PMI Ilegal Banyuwangi Terhenti di Batam: Ditangkap Jatanras Polda Kepri Jejak Pasutri Penyalur PMI Ilegal Banyuwangi Terhenti di Batam: Ditangkap Jatanras Polda Kepri
Batam Jadi Markas Scam Trading Internasional: 210 WNA Ditangkap, Sasar Korban Hingga ke Eropa Batam Jadi Markas Scam Trading Internasional: 210 WNA Ditangkap, Sasar Korban Hingga ke Eropa
Ditanam dengan Seremoni, Tumbang oleh Spontanitas: Rapuhnya Skenario Hijau di Jalan Protokol Batam Ditanam dengan Seremoni, Tumbang oleh Spontanitas: Rapuhnya Skenario Hijau di Jalan Protokol Batam
Misteri Perusakan 300 Pohon Jati Emas Batam Terungkap: Pelaku Ditangkap di Hutan Duriangkang Misteri Perusakan 300 Pohon Jati Emas Batam Terungkap: Pelaku Ditangkap di Hutan Duriangkang
Tak Disangka! Wanita Muda Berambut Panjang Ini Ternyata Spesialis Curanmor di Bengkong Batam Tak Disangka! Wanita Muda Berambut Panjang Ini Ternyata Spesialis Curanmor di Bengkong Batam

Hewan Kurban

Warga Singapura Ramaikan Iduladha di Batam, Bawa Puluhan Hewan Kurban untuk Warga Miskin
Batam

Warga Singapura Ramaikan Iduladha di Batam, Bawa Puluhan Hewan Kurban untuk Warga Miskin

08/06/202508/06/2025
Redaksi
Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Diserahkan ke Warga Natuna, Bupati Cen Sui Lan: Simbol Kepedulian dan Kebersamaan

Sapi Kurban dari Presiden Prabowo Diserahkan ke Warga Natuna, Bupati Cen Sui Lan: Simbol Kepedulian dan Kebersamaan

Natuna07/06/202507/06/2025
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Geger! Seorang Wanita di Desa Sei Ungar Kundur Ditemukan Tewas Tergantung, Sang Ayah Histeris
    03/05/202603/05/2026 3614
  • 2
    Chat Terakhir Kakak Kandung ke Jaka: ‘Baleklah ke Dabo, Menyerahkan Diri Jangan Bikin Repot Polisi!’
    02/05/202602/05/2026 2370
  • 3
    Ada Apa dengan Lingga? KPK ‘Todong’ Data Pokir dan Perjalanan Dinas DPRD!
    08/05/202608/05/2026 1611
  • 4
    Menelusuri Jejak Zakaria: Pamit ‘Self-Healing’ ke Subang di Tengah Misteri Kematian Diana
    03/05/202603/05/2026 1308
  • 5
    Tragedi di Pantai Pelawan: Niat Selamatkan Anak yang Terseret Arus, Sang Ayah Justru Tewas Tenggelam
    03/05/202603/05/2026 386
  • 6
    Krisis BBM di Dabo Singkep Meluas: SPBU Tutup, Pengecer Diduga Timbun Stok hingga Warga ‘Berburu’ di Medsos
    04/05/202604/05/2026 228
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Perjalanan jauh tiga warga Jawa Timur yang berhara Perjalanan jauh tiga warga Jawa Timur yang berharap mengubah nasib di Malaysia harus berakhir di sebuah penginapan di Batam, sesaat setelah mereka menginjakkan kaki di Bandara Hang Nadim. Di balik janji manis pekerjaan di negeri jiran, tersimpan skenario gelap jaringan perdagangan orang yang dikendalikan secara rapi oleh pasangan suami istri dari ujung timur Pulau Jawa.

Pengejaran dramatis oleh tim Opsnal Polda Kepri tak berhenti di Batam, melainkan berlanjut hingga ke Kabupaten Banyuwangi untuk meringkus sang otak pelaku di markasnya. Lantas, bagaimana modus pasutri ini meyakinkan korbannya hingga berani menempuh jalur ilegal, dan bukti mengejutkan apa yang ditemukan polisi di dalam rekening bank mereka? 

Selengkapnya di Gudangberita.co.id (link di bio)

Atau klik link di bawah jika berada di FB page gudangberita.co.id 

https://gudangberita.co.id/polda-kepri-tangkap-pasutri-banyuwangi-tppo-pmi-ilegal/

#batam #batamhits #batamisland #pmiilegal
Siapa sangka, sebuah apartemen mewah di jantung Ko Siapa sangka, sebuah apartemen mewah di jantung Kota Batam ternyata menyimpan rahasia gelap sebagai markas besar sindikat kriminal internasional yang mengincar korban hingga ke daratan Eropa. Di balik dinding kamar-kamar yang tertutup rapat, sebanyak 210 WNA asal Vietnam hingga Tiongkok bekerja dalam senyap, mengoperasikan ratusan perangkat canggih untuk menjerat orang melalui modus love scamming dan investasi bodong yang nilainya tak terbayangkan.

Operasi penggerebekan besar-besaran yang melibatkan Interpol ini mengungkap betapa masifnya jejaring kejahatan siber yang menjadikan Batam sebagai "benteng" pelarian mereka. Dengan barang bukti ponsel dan laptop yang menumpuk bak gunung, terkuak taktik manipulasi emosional yang begitu halus hingga mampu menguras rekening korbannya tanpa sisa. Lantas, bagaimana sindikat sebesar ini bisa beroperasi tanpa terdeteksi di pusat kota, dan apa yang ditemukan petugas di dalam mesin penghitung uang mereka? Temukan kronologi lengkap dan pengakuan mengejutkan para pelaku. Selengkapnya di Gudangberita.co.id (Link di bio)

atau klik link di bawah jika berada di Fanpage FB @gudangberita.co.id

👇👇

https://gudangberita.co.id/imigrasi-polda-kepri-bongkar-sindikat-scam-trading-210-wna-batam/

#batam #batamhits #batamhits_ #scamming
Kebijakan penanaman 12.000 pohon jati emas yang di Kebijakan penanaman 12.000 pohon jati emas yang diinisiasi oleh kepemimpinan Muhammad Rudi pada 2022 kini menyisakan catatan kritis setelah insiden tumbangnya 300 batang pohon di Jalan Jenderal Sudirman. Proyek yang dulu diresmikan dengan penuh seremoni oleh deretan petinggi Forkopimda ini digadang-gadang akan menjadikan Batam sebagai Green City yang elit dan sejuk. Namun, realita di lapangan justru menunjukkan kontradiksi; pohon jati yang sejatinya merupakan tanaman produksi ini justru terasa asing di jalur protokol, menonjolkan kesan bahwa pembangunan estetika kota terkadang lebih mengutamakan gengsi visual daripada ketepatan fungsi ekologis.

Memilih jati emas sebagai "wajah" jalan utama terbukti membawa konsekuensi perawatan yang tidak sederhana dan penuh risiko. Berbeda dengan pohon peneduh konvensional seperti Trembesi atau Pulai yang rindang sepanjang tahun, jati emas memiliki sifat meranggas yang membuatnya gersang saat musim kemarau, tepat di saat warga Batam sangat membutuhkan perlindungan dari terik aspal. Karakter akarnya yang agresif juga menjadi ancaman tersembunyi bagi infrastruktur jalur sepeda dan trotoar yang dibangun dengan anggaran fantastis, seolah menunjukkan adanya ambisi yang tergesa-gesa tanpa perhitungan jangka panjang yang matang terhadap dampak fisik di lapangan.

Nasib pahit yang menimpa ratusan pohon ini di tangan seorang warga yang depresi seolah menjadi puncak dari rapuhnya skenario pembangunan tersebut. Di satu sisi, pemimpin terdahulu bertekad memperluas penanaman hingga ke sudut-sudut kota, namun di sisi lain, pengamanan sosial dan pemeliharaan aset hijau ini ternyata begitu rentan. Tragedi tebasan parang oleh T.N. bukan sekadar aksi kriminal spontan, melainkan pengingat bahwa kebijakan yang hanya fokus pada pengadaan bibit "elit" tanpa kedalaman riset lingkungan dan inklusivitas sosial akan selalu berakhir pahit: hancur oleh tekanan realita sosial yang gagal diantisipasi oleh para pengambil kebijakan.

#batam #batamhits #batamhits_ #jatiemas
Publik Batam dibuat terheran-heran dengan fakta di Publik Batam dibuat terheran-heran dengan fakta di balik tumbangnya 300 pohon jati emas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman yang viral belakangan ini. Bagaimana tidak, deretan pohon yang ditanam dengan biaya besar dan pengawasan ketat sejak 2022 itu luluh lantak hanya dalam semalam oleh aksi satu orang berinisial T.N. Bukan karena sabotase terorganisir atau motif politik, ratusan aset hijau itu tumbang murni karena spontanitas seorang pencari rongsokan yang sedang depresi akibat himpitan ekonomi dan persoalan pribadi.

Ketidakpercayaan publik kian memuncak saat mengetahui bahwa aksi "penebasan massal" ini dilakukan hanya dengan sebilah parang dalam durasi waktu yang relatif singkat. Fakta ini tidak hanya menunjukkan betapa nekatnya pelaku saat meluapkan emosinya, tetapi juga memicu pertanyaan kritis mengenai sistem pengawasan di jalur protokol kota. Banyak warga yang "gak habis pikir" bagaimana aksi perusakan berskala besar di tengah kota bisa berlangsung tanpa terdeteksi patroli hingga menyebabkan kerusakan ekologis yang masif di area Tugu Kapal Legenda Malaka.

Fenomena ini menjadi pengingat pahit bahwa kemegahan infrastruktur kota ternyata sangat rentan terhadap ledakan keresahan sosial. Spontanitas T.N. yang memilih pohon jati emas sebagai sasaran amukannya seolah mengirim pesan bahwa simbol-simbol pembangunan terkadang tidak memiliki ikatan batin dengan warga kelas bawah yang sedang berjuang bertahan hidup. Kini, setelah pelaku diserahkan ke Dinas Sosial, Batam menyisakan lubang besar di jalur hijaunya, sebuah pengingat bahwa ketahanan kota bukan hanya soal menanam ribuan pohon, tapi juga tentang menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan warganya agar tidak ada lagi aksi spontan yang merusak.

#batam #batamhits #batamhits_ #pohonjatiemas
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Ape Kesah
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer