Gudangberita.co.id, Karimun – Bupati Karimun, Iskandarsyah, memberikan jaminan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Karimun berada dalam kondisi aman dan tercukupi.
Kepastian ini disampaikan menyusul adanya antrean panjang di sejumlah SPBU yang dipicu oleh isu kelangkaan. Bupati menegaskan bahwa kuota yang ditetapkan pemerintah saat ini sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan harian maupun lonjakan permintaan menjelang Idul Fitri 2026.
Bupati Iskandarsyah mengungkapkan bahwa Kabupaten Karimun memiliki cadangan stok yang besar untuk menopang aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat.
“Kita sudah memiliki stok yang ditetapkan oleh pemerintah, kita punya kuota 40.000 KL. Jumlah tersebut sangat mencukupi untuk kebutuhan kita,” ujar Bupati Iskandarsyah, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, fenomena antrean yang terjadi di lapangan lebih disebabkan oleh faktor psikologis masyarakat atau panic buying, di mana warga membeli BBM secara bersamaan dalam waktu singkat karena khawatir kehabisan stok.
Terkait adanya kekosongan stok di beberapa titik SPBU, Bupati menjelaskan bahwa hal tersebut murni kendala logistik, bukan karena ketersediaan yang menipis.








