“Pebisnis tidak mengenal kata menyerah. Kalau gagal, harus mencoba lagi. Kalau jatuh, harus bangkit lagi. Putus asa tidak ada dalam kamus seorang entrepreneur,” tegasnya.
Raja Mustakim, yang juga menjabat Ketua Dewan Pengarah Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN), dikenal sebagai pengusaha berpengalaman dengan sejumlah perusahaan berskala nasional. Dalam sesi motivasi, ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab individu dalam memperjuangkan kehidupan yang lebih baik.
“Jika Anda miskin ketika dilahirkan, itu bukan kesalahan Anda karena itu sudah ditakdirkan Tuhan. Tetapi jika Anda meninggal dalam keadaan miskin, itu adalah kesalahan Anda sendiri,” katanya, yang langsung menarik perhatian peserta.
Selain mental pantang menyerah, Raja Mustakim menekankan tiga fondasi utama kewirausahaan, yakni jejaring usaha yang luas (networking), ketangguhan untuk bangkit dari kegagalan berulang kali, serta visi futuristik dengan tujuan yang jelas dan terukur. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian sosial dan sikap berbagi sebagai bagian dari etika seorang entrepreneur.
Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua STAI Natuna Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I., bersama Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Syariah STAI Natuna, Kartubi. Kartubi mengapresiasi metode penyampaian materi yang dinilai aplikatif dan mudah dipahami mahasiswa.








