harris
LinggaZona Headline

Sengketa Akses Jalan Tambang: PT Hermina Jaya Bantah Langgar Aturan Hutan Lindung

1103
×

Sengketa Akses Jalan Tambang: PT Hermina Jaya Bantah Langgar Aturan Hutan Lindung

Share this article
Pembuatan akses jalan kegiatan pertambangan PT Hermina Jaya, di Marok Tua, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. (Foto: ist)
banner 468x60

“Kami berinvestasi sesuai aturan main dan regulasi. PT Hermina Jaya memiliki IUP Operasi Produksi pertambangan dan RKAB yang sah, sehingga memiliki dasar hukum untuk menjalankan operasionalnya,” tegasnya.

Sengketa Status Kawasan Hutan

Salmizi menambahkan bahwa persoalan ini muncul akibat perubahan status kawasan hutan yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2015 dan 2021. Jalan yang dipermasalahkan telah ada sejak sebelum perubahan status tersebut.

BACA JUGA:  Karhutla Lingga Meluas 32 Hektar, Tim Gabungan Pertaruhkan Nyawa Amankan Kebun Sagu Warga

“Sebenarnya, jalan ini sudah ada sebelum SK 76/2015 diterbitkan oleh KLHK. Kami hanya memperbaiki jalan yang sudah lama digunakan, bukan membuka jalan baru atau melakukan perambahan hutan,” jelasnya.

Menurut Salmizi, jalan ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari. “Kami tidak melakukan perusakan hutan, jalan ini juga digunakan masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA:  Suplai Air Mati Total di Belasan Wilayah Batam, Begini Update Terbaru dari Lokasi Perbaikan

Proses Perizinan Masih Berjalan

PT Hermina Jaya telah mengajukan permohonan resmi untuk pinjam pakai kawasan hutan ke KLHK dan saat ini masih dalam proses evaluasi. “Kami memiliki bukti pengajuan dan tengah melengkapi dokumen yang diminta kementerian,” kata Salmizi.

Ia menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen mengikuti prosedur hukum yang berlaku dan berharap tidak ada pihak yang menghambat investasi yang sudah berjalan.

BACA JUGA:  Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, Polres Anambas Pasok 20 Ton Air ke RSUD hingga Tempat Ibadah