Menurut perempuan kelahiran 17 Oktober 1999 ini, perempuan memiliki peran yang sangat strategis. Mereka bukan lagi sekadar pendamping keluarga, melainkan pelaku utama dalam:
Pengelolaan pangan skala rumah tangga.
Peningkatan produktivitas hasil pertanian daerah.
Penguatan stabilitas ekonomi keluarga petani.
Oleh karena itu, di bawah kepemimpinannya, Wantan HKTI Lingga ditargetkan menjadi motor penggerak lahirnya inovasi, pendampingan, serta peningkatan kapasitas bagi para perempuan tani agar siap menghadapi tantangan global di sektor agraris.
Siapa Sartika Lia Apriana? Sosok Lawyer Muda Multitalenta
Terpilihnya Sartika Lia membawa angin segar sekaligus membuktikan bahwa sektor pertanian kini makin diminati oleh generasi muda dari berbagai latar belakang profesi. Selain menyandang gelar Sarjana Hukum dan aktif sebagai lawyer, perempuan berusia 26 tahun ini memang dikenal vokal dan aktif di berbagai organisasi strategis.
Sebelum dipercaya memimpin DPC Wantan HKTI Lingga, Lia sudah tercatat menduduki posisi penting, antara lain:
Kepala Bidang Hukum HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kabupaten Lingga.
Bendahara GERAK Kepulauan Riau.
Kombinasi latar belakang hukum, jaringan pengusaha muda, dan semangat pemberdayaan perempuan inilah yang dinilai akan membawa pendekatan baru yang lebih modern bagi kemajuan kelompok tani di Lingga.







