Program SAR Goes to School ini bukan sekadar pengenalan lembaga, tetapi juga bagian dari misi membangun budaya siaga bencana dan keselamatan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga mempererat kemitraan Kantor SAR Natuna dengan dunia pendidikan.
“Kami berharap program ini bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Natuna. Semakin banyak siswa yang sadar akan pentingnya keselamatan, semakin kuat pula kesiapsiagaan kita sebagai masyarakat,” tambah Abdul Rahman.
Dengan kondisi geografis Natuna yang rawan bencana alam seperti gelombang tinggi dan cuaca ekstrem, pendidikan keselamatan bagi pelajar menjadi langkah strategis untuk mencegah jatuhnya korban jiwa di masa depan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk memperluas edukasi kebencanaan dan pertolongan pertama ke semua lapisan masyarakat.











