“Kita tadi juga simulasi menggunakan APAR dan Hydrant, kebetulan ada hydrant baru, jadi kita beri pemahaman penggunaan yang baik dan benar agar saat dibutuhkan nanti seluruh personel sudah memahami prosedurnya,” tambahnya.
Suasana pelatihan berlangsung penuh antusias. Satu per satu peserta mencoba memadamkan api menggunakan APAR, sementara kelompok lainnya berlatih mengoperasikan hydrant dengan tekanan air yang cukup besar.
Tak sedikit peserta yang mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat bermanfaat untuk menunjang keselamatan kerja.
Melalui kolaborasi ini, PLN dan Damkar Lingga berharap kesadaran terhadap pentingnya pencegahan kebakaran semakin meningkat.
Sebab dalam dunia ketenagalistrikan, kecepatan merespons insiden pada menit-menit pertama sering kali menjadi penentu antara kondisi yang terkendali dan bencana yang lebih besar.
Dengan semangat “Siaga Sebelum Terjadi, Bertindak Sebelum Terlambat”, PLN ULP Dabo Singkep menunjukkan bahwa menjaga keandalan listrik tidak hanya soal memastikan mesin tetap beroperasi, tetapi juga memastikan seluruh personel siap menghadapi segala kemungkinan yang dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat.







