“Dari pada khawatir listrik turun saat memasak sahur atau ketika seluruh keluarga berkumpul, lebih baik memanfaatkan momentum ini untuk menyesuaikan daya. Dengan biaya yang sangat ringan, pelanggan bisa meningkatkan kapasitas listriknya agar lebih nyaman dan aman,” tambah Kwin Fo.
Kwin Fo menganalogikan, jika dalam kondisi normal, biaya tambah daya R1 1.300 VA ke 2.200 VA adalah Rp1.271.000, dengan adanya promo ini biaya penyambungannya cukup Rp144.700, ditambah penyesuaian UJL sehingga biayanya Rp335.700 saja.
Tidak hanya untuk pelanggan rumah tangga, peningkatan kebutuhan listrik juga terjadi di rumah ibadah. Aktivitas masjid dan musholla selama Ramadan berlangsung lebih lama dan lebih intens, mulai dari salat berjamaah, tarawih, tadarus, hingga kegiatan sosial keagamaan lainnya.
“Rumah ibadah di bulan Ramadan hampir tidak pernah sepi. Kegiatannya berlangsung dari pagi hingga malam, bahkan menjelang dini hari. Kami ingin rumah ibadah memiliki kapasitas listrik yang memadai agar seluruh kegiatan berjalan lancar dan jamaah merasa nyaman,” jelasnya.
Program Lentera Ramadan berlaku untuk pelanggan Rumah Tangga dan Sosial Rumah Ibadah tegangan rendah, dengan ketentuan daya akhir hingga 11.000 VA untuk 1 fasa dan hingga 66.000 VA untuk 3 fasa (Sosial Rumah Ibadah). Program ini juga berlaku bagi pelanggan reguler maupun prabayar, dengan penyesuaian Uang Jaminan Langganan sesuai ketentuan.













