harris
BatamPeristiwa

Pengakuan Tersangka Bentrokan Batam, Dari Seruan Penyerangan Hingga Hujan Peluru Senapan

249
×

Pengakuan Tersangka Bentrokan Batam, Dari Seruan Penyerangan Hingga Hujan Peluru Senapan

Share this article
Oknum LSM memegang senjata laras panjang saat bentrok sengketa lahan di Barelang Batam.
Oknum LSM memegang senjata laras panjang saat bentrok sengketa lahan di Barelang Batam.
banner 468x60

Tersangka RS (47): Secara membabi buta mengarahkan senapan angin merek Sharp Baretta Call 4,5 mm dan melepaskan tembakan lebih dari delapan kali ke arah kerumunan dari jarak sekitar 10 meter.

Tersangka P (47): Berperan membawa senapan angin merek FXairguns Fxcrown Call 4,5 mm, lalu mengokang dan membidikkan senjata tersebut ke arah korban untuk memperkuat serangan.

BACA JUGA:  Protes Keras di Hang Nadim! Penumpang NAM Air Natuna Tuntut Hak Makan Malam dan Snack

Hujan peluru senapan angin dan serangan fisik di lokasi tak terelakkan, mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta tujuh orang lainnya mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Bukti Digital dan Barang Bukti Kejahatan

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa jajarannya bergerak cepat mengumpulkan alat bukti ilmiah (scientific crime investigation) untuk menguatkan pengakuan para tersangka dan saksi.

BACA JUGA:  Bakar Rayap Pakai Ban Bekas, Pria di Batam Hanguskan 10 Hektare Lahan Tangkapan Air Tembesi

Sejumlah barang bukti utama yang disita penyidik antara lain:

1 pucuk senapan angin Sharp Baretta Call 4,5 mm (panjang ±1 meter)

1 pucuk senapan angin FXairguns Fxcrown Call 4,5 mm (panjang ±1 meter)

1 buah tombak dari kayu nibung

1 buah baret hitam berlogo Satgas Lang Laut & 1 helai kaos hitam Lang Laut

1 unit ponsel beserta rekaman obrolan WhatsApp, rekaman suara instigasi tersangka di grup WhatsApp, dan rekaman video kejadian.

BACA JUGA:  Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang