Proyek Muka Kuning Tahap 2 yang mulai dikerjakan pada awal 2021 tengah diproyeksikan menjadi magnet baru bagi investasi sektor manufaktur dan logistik.
Sementara itu, di Tembesi, Kecamatan Sagulung, Panbil Group melalui PT Tanjung Piayu Makmur tengah membangun kawasan industri baru seluas 100 hektar yang difokuskan pada industri elektronik dan teknologi tinggi.
Kawasan ini mengusung konsep Eco Low-Carbon Industrial Park, sekaligus menjadi kawasan industri ramah lingkungan pertama di Batam yang dirancang mampu menyerap hingga 30.000 tenaga kerja.
Investor dari Singapura, China, Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat disebut telah menunjukkan minat untuk menanamkan modal di kawasan tersebut.
KEK Tanjung Sauh Jadi Episentrum Baru
Panbil Group juga memperluas pengaruhnya ke luar Pulau Batam dengan mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2024.
Luasnya mencapai 800 hektar, dan ditargetkan mampu menyerap 18.000 tenaga kerja hingga tahun 2030.
Hingga 2025, kawasan ini telah mempekerjakan 817 pekerja dari berbagai badan usaha dan pelaku industri.
Lokasinya yang hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari Pulau Batam menjadikan KEK Tanjung Sauh salah satu titik strategis baru untuk aktivitas ekspor-impor di jalur perdagangan internasional Selat Singapura.







