Selain membantu pemadaman, personel Ditsamapta Polda Kepri juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah masyarakat mendekati area berbahaya yang rawan ledakan dan paparan asap beracun.
Dirsamapta Polda Kepri Kombes Pol. Joko Adi Nugroho, S.I.K., M.T., melalui Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa pengerahan kendaraan taktis merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi kondisi darurat dan bencana.
“Polda Kepri berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam penanganan bencana. Sinergi dengan instansi terkait terus kami perkuat agar kebakaran dapat ditangani secara cepat dan efektif, serta dampaknya dapat diminimalisir,” ujar Kabidhumas Polda Kepri.
Polda Kepri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat aktivitas berisiko yang dapat memicu api. Warga diminta tidak melakukan pembakaran sembarangan dan segera melaporkan indikasi kebakaran agar tidak kembali menciptakan “neraka sampah” yang membahayakan keselamatan dan lingkungan.













