Tim SAR gabungan yang sejak awal sudah mengerahkan rubber boat langsung menuju lokasi penemuan. Dalam sebuah ruangan di area resort, petugas memberikan pertolongan pertama berupa minuman hangat untuk menstabilkan suhu tubuh korban.
Meski berhasil selamat dari maut, kondisi fisik Mario memerlukan pemantauan medis secara intensif. Pihak hotel dan Tim SAR segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk proses evakuasi.
Sekitar pukul 23.00 WIB, menggunakan ambulans milik Dirpolair Polda Kepri, Mario dilarikan ke RSUD Embung Fatimah, Batu Aji, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Kondisinya terus dipantau, saat ini sudah dibawa ke RSUD Embung Fatimah menggunakan ambulans Dirpolair,” pungkas Dedius.
Keberhasilan Mario mencapai tepian pantai setelah melompat dari ikon Kota Batam tersebut dianggap sebagai mukjizat oleh banyak warga yang memadati lokasi kejadian. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami alasan di balik aksi nekat yang hampir merenggut nyawa pemuda tersebut.












