
Pada keberjalanan edukasi secara lisan berupa penyuluhan, perwakilan mahasiswa dari tiga program studi bergantian memaparkan edukasi berdasarkan keilmuannya masing-masing. Diana dari teknik industri mengawali dengan penjelasan alur proses produksi susu berbasis prinsip efisiensi industri. Serangkaian proses alur produksi hingga saran penerapan 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) di tempat kerja menjadi isi materi yang disampaikan.

Penyuluhan dilanjutkan oleh Nirmala dari kedokteran yang memberikan pemaparan mengenai edukasi ergonomi dan kesehatan kerja sebagai bagian dari perilaku sehat kerja. Selain paparan secara lisan, pengangkatan ember dengan benar dan peregangan sederhana turut dipraktikkan bersama partisipan. Penggunaan ember susu asli yang dipakai sehari-hari oleh pemerah membuat peragaan menjadi lebih relevan bagi partisipan.

Psikoedukasi terkait pengelolaan stres kerja oleh Nabila dari psikologi kemudian melengkapi paparan dari ketiga bidang ilmu. Edukasi yang diberikan adalah informasi dan praktik mengenai tata cara pengelolaan stres berupa teknik relaksasi pernapasan 4-7-8 hingga manajemen waktu, keuangan, dan prioritas. Bagian materi mengenai manajemen waktu, keuangan, dan prioritas mendapatkan perhatian lebih melalui reaksi timbal balik berupa pertanyaan yang disampaikan partisipan bahkan sebelum sesi diskusi dibuka.







