Dengan duet tersebut, Demokrat pun merasa dikhianati lantaran mulanya Anies ‘melamar’ ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk menjadi cawapres. Kini mereka pun tengah menentukan langkah selanjutnya pada Pilpres 2024.
Sementara itu, PKB, yang masih tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju, yang mengusung Prabowo Subianto, menegaskan menyambut baik tawaran NasDem untuk ketumnya, Cak Imin, menjadi cawapres Anies. PKB pun akan memfinalisasi keputusannya terkait arah dukungan partainya hari ini.
“Tibalah saatnya untuk lebih maju mengambil keputusan terkait langkah PKB di pilpres ini, utamanya kabar beredar terakhir terkait tawaran kerja sama dengan NasDem,” ujar Jazilul di DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (1/9/2023)













