KarimunPeristiwaZona Headline

Kisah Supianto dan Zulkifli, Warga Karimun 12 Jam Terombang-ambing di Laut hingga Terdampar di Malaysia

38
×

Kisah Supianto dan Zulkifli, Warga Karimun 12 Jam Terombang-ambing di Laut hingga Terdampar di Malaysia

Share this article
Perahu yang diawaki dua nelayan karimun ditarik oleh Tim SAR
Perahu yang diawaki dua nelayan karimun ditarik oleh Tim SAR. (Foto: Basarnas)
banner 468x60

Mengingat posisi korban sudah berada di perairan internasional, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang segera melakukan langkah diplomasi cepat.

Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun melakukan koordinasi intensif dengan MRCC Johor Malaysia untuk meminta izin penjemputan darurat.

“Koordinasi lintas batas sangat krusial. Berkat kerja sama yang baik dengan pihak Malaysia, izin penjemputan bisa segera dikeluarkan demi keselamatan nyawa korban,” ungkap pihak SAR.

BACA JUGA:  Tragedi Ibu dan Anak di Batu Ampar: Niat Antar Kerja Berujung Kepergian Abadi Ibu Ijah dan Vita

Proses evakuasi dimulai pukul 17.00 WIB menggunakan speedboat Polair. Tim penyelamat berhasil menjangkau posisi korban pada pukul 18.53 WIB. Setelah memastikan kondisi kesehatan Supianto dan Zulkifli stabil, tim segera membawa mereka pulang.

Tepat pukul 20.15 WIB, rombongan bersandar di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun. Kedua nelayan tersebut langsung diserahkan kepada pihak keluarga yang telah menunggu dengan cemas.

BACA JUGA:  Penampakan Zakaria, Pelaku Pembunuhan Diana di Lingga yang Ditangkap di Lumajang

Setelah memastikan seluruh proses administrasi dan kesehatan korban selesai, Operasi SAR resmi dinyatakan ditutup pada pukul 21.00 WIB. Meski mengalami trauma ringan akibat hantaman ombak belasan jam, kedua korban dinyatakan sehat dan selamat.