Tangisan Doa dan Harapan
Di Serasan, tempat asal kedua korban, suasana duka menyelimuti. Harapan yang sebelumnya melambung tinggi kini bergantung pada keajaiban. Abdul Rahman menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.
“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak keluarga. Meskipun operasi telah dihentikan, kami tetap memantau perkembangan informasi terkait keberadaan korban,” ungkapnya penuh empati.
Keputusan itu bukanlah akhir dari segalanya. Pintu pencarian akan dibuka kembali jika ada informasi baru. Hingga saat itu tiba, doa dan solidaritas masyarakat terus menjadi penopang semangat keluarga korban.
Di balik layar pencarian ini, ada kisah tentang kerja keras tanpa pamrih. Tim SAR gabungan, yang terdiri dari berbagai elemen, telah menunjukkan dedikasi luar biasa. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pencarian ini, baik melalui informasi maupun tindakan nyata,” ujar Abdul Rahman.
Kisah ini bukan sekadar cerita tentang kehilangan, tetapi juga tentang perjuangan, harapan, dan solidaritas. Di tengah duka, tersimpan harapan bahwa Nugi dan Agel akan ditemukan, entah kapan.













