Kepri berhasil unggul di antara provinsi-provinsi lainnya di Indonesia, berkat program-program inovatif yang diterapkan dalam mendukung ekosistem industri halal.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Riau, Aries Fhariandi, menambahkan bahwa kemenangan ini tidak diraih dengan mudah.
“Proses penjurian berlangsung sangat ketat, dan kami berhasil menyisihkan provinsi lain melalui penilaian yang mencakup beberapa aspek penting, termasuk perencanaan, pengelolaan, pengawasan, hingga evaluasi program,” jelasnya.
Menurut Aries, program industri halal yang dijalankan Kepri juga selalu mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku serta memenuhi standar keuangan syariah.
Selain itu, Aries menyampaikan bahwa keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan semua pihak, baik pemerintah pusat maupun para pelaku industri di Kepri.
“Kepri telah menunjukkan bagaimana sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan program yang berdampak positif bagi perekonomian lokal,” ujarnya lagi.







