BatamPendidikanZona Headline

Kepala SMPN 26 Batam Diteror Oknum Mengaku Jaksa, Kejari Batam: Itu Penipuan!

729
×

Kepala SMPN 26 Batam Diteror Oknum Mengaku Jaksa, Kejari Batam: Itu Penipuan!

Share this article
PWI Batam mengunjungi SMPN 26 Batam, menanggapi dugaan pemerasan oleh oknum wartawan. Sekolah ini kerap dihantui teror pemerasan, mulai dari oknum wartawan hingga telpon yang mengaku dari kejaksaan.(Foto: PWI Batam)
banner 468x60

“Tidak perlu ditanggapi telpon dan wa dari nomor tersebut, karena nomor tersebut bukan nomor saya,” jawabnya.

Sementara itu, hasil penelusuran dari aplikasi Getcontack, terdapat satu tag bertuliskan “Tukang Tipu Ngaku Dari Naker Wkwkwk”

Rentetan Tekanan terhadap Kepala Sekolah

Ini bukan pertama kalinya Zefmon menghadapi tekanan. Ia menyebut telah beberapa kali didatangi oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan dan mempertanyakan isu-isu sensitif di sekolah yang dipimpinnya.

BACA JUGA:  Satgas TPPO Kepri Kawal Ketat Pemulangan 150 PMI Deportasi Malaysia: Pastikan Fisik dan Psikis Stabil

Isu yang dibawa pun beragam, mulai dari dugaan penyimpangan Dana BOS, pungutan liar untuk pembangunan musala, denda buku perpustakaan, hingga tuduhan diskriminasi terhadap guru honorer.

Namun Zefmon membantah seluruh tudingan. Ia menyatakan bahwa pelaporan Dana BOS telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah daerah. Soal pembangunan musala, ia menjelaskan bahwa itu merupakan inisiatif masyarakat melalui Ketua RW, bukan program sekolah.

BACA JUGA:  Perang Spiritual di Jembatan Barelang: Ustaz Candra Ungkap Rahasia di Balik 'Bisikan Gaib' dan Rencana Ruqyah 6 Jembatan

Terkait isu denda buku hilang, Zefmon menyebut pihak sekolah hanya memfasilitasi penggantian buku yang rusak atau hilang sesuai aturan yang berlaku, bukan menjadikan hal itu sebagai sumber pungutan liar.

Isu diskriminasi guru honorer juga ia luruskan. Menurutnya, tidak diberikannya jam mengajar bagi sebagian guru honorer lebih karena ketidaksesuaian kompetensi dalam seleksi PPPK, bukan kebijakan sepihak dari sekolah.