BatamPendidikanZona Headline

Kepala SMPN 26 Batam Diteror Oknum Mengaku Jaksa, Kejari Batam: Itu Penipuan!

729
×

Kepala SMPN 26 Batam Diteror Oknum Mengaku Jaksa, Kejari Batam: Itu Penipuan!

Share this article
PWI Batam mengunjungi SMPN 26 Batam, menanggapi dugaan pemerasan oleh oknum wartawan. Sekolah ini kerap dihantui teror pemerasan, mulai dari oknum wartawan hingga telpon yang mengaku dari kejaksaan.(Foto: PWI Batam)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Kepala Sekolah SMP Negeri 26 Batam, Zefmon Prima Putri, menghadapi tekanan baru. Setelah sebelumnya diterpa berbagai tudingan miring, kini ia mengaku mendapat teror dari seseorang yang mencatut nama pejabat Kejaksaan Negeri Batam.

Orang tak dikenal itu mengklaim dirinya sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidusus) Kejari Batam, Tohom Hasiholan. Ia mengirim pesan melalui WhatsApp dan berulang kali menelepon Zefmon menggunakan nomor tak dikenal, 082260583879.

BACA JUGA:  Jaga Marwah Negeri, LAM Batam Bakal 'Melayukan' Nama Jalan dan Simpang di Kota Batam

“Selamat malam Ibu Zefmon Prima Putri, apa kabar,” bunyi pesan pertama. Tak berhenti di situ, ia melanjutkan, “Mohon izin saya Tohom Hasiholan selaku kepala seksi tindak pidana khusus Kejari Batam.”

Merasa janggal, Zefmon memilih tidak merespons. Namun, pelaku terus menekan dengan melakukan panggilan sebanyak lima kali dan menutup komunikasinya dengan pernyataan yang bernuansa intimidasi: “Sikap kooperatif akan saya sangat hargai, terima kasih.”

BACA JUGA:  Satu Tahun Amsakar-Li Claudia: Rekor Investasi Melangit, Pelayanan Sampah Masih Membumi

Dikonfirmasi hal ini kepada Kejari Batam. Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Priandi Firdaus, menegaskan bahwa pesan tersebut berasal dari penipu.

“Itu penipuan. Jangan ditanggapi,” ujarnya singkat melalui pesan tertulis.

Hal senada juga disampaikan langsung oleh Tohom Hasiholan, selaku nama yang dicatut untuk menghubungi kepala sekolah tersebut. Melalui pesan tertulis di chat Whatsapp, ia menjawab bahwa nomor tersebut bukanlah miliknya.