harris
BatamKomunitasZona Headline

Kesetaraan dan Kesejahteraan Pekerja Medis Jadi Isu Utama HUT ke-50 PPNI di Batam

199
×

Kesetaraan dan Kesejahteraan Pekerja Medis Jadi Isu Utama HUT ke-50 PPNI di Batam

Share this article
HUT ke-50 PPNI tingkat Kota Batam di kawasan Golden Prawn, Sabtu (2/3/2024). (ist)
banner 468x60

Kondisi ini tak hanya dirasakan oleh perawat saja, namun juga profesi kesehatan yang lain, seperti dokter.

Judicial review yang ditempuh oleh PPNI terhadap UU nomor 17 tahun 2023, merupakan upaya untuk mengembalikan lagi produk hukum tersebut ke UU nomor 38 tahun 2014.

“Kami berharap pemerintahan baru nanti bisa mengembalikan aturan kesehatan ke khittah-nya,” pungkas Khairul.

BACA JUGA:  Batam Blackout Lebih dari 13 Jam: Listrik 98,8 Persen Pulih, PLN Buka Suara Soal Isu Serangan Siber Hingga Data Center

Sedangkan, Kiki Rizki Dasaryandi, Ketua DPD PPNI Kota Batam menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas bagi kalangan perawat khususnya bagi mereka yang berada di kawasan pulau terdepan.

“Kami sering jemput bola ke pulau-pulau terdepan, terlebih bagi perawat yang ingin menjalani uji kompetensi karena adanya keterbatasan akses komunikasi,” kata Rizki.

Hal ini juga menyebabkan para perawat sering terlambat mendapatkan informasi mengenai peluang untuk pelatihan maupun belajar.

BACA JUGA:  Rugi Ratusan Juta Akibat Lahan Ilegal? Begini Cara Aman Beli Tanah di Batam Menurut BP Batam

Namun ia juga mengakui, kalangan perawat berstatus PNS kini juga mendapatkan tugas belajar yang dibiayai penuh oleh Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan Kemenkes.

“Seleksinya di tingkat provinsi, tetapi sayangnya informasi sering lambat diterima oleh perawat di pulau-pulau terdepan lantaran akses komunikasi yang terbatas,” kata Rizki. (*)