“Sementara itu di Istana, mereka sibuk hura-hura,” kritiknya.
Selain itu, ia juga menyinggung bagaimana para menteri terlihat begitu ceria menyambut tamu asing, seolah-olah negara ini tidak sedang menghadapi persoalan besar.
“Ya, mereka memang sengaja dibuat happy agar seolah-olah negeri ini baik-baik saja. Tamu asing bertepuk tangan karena joget dan raut wajah sumringah manusia feodal,” sindir Jhon.
Netizen Bereaksi: “Di Atas Tertawa, di Bawah Sengsara”
Unggahan Jhon Sitorus langsung memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang menyayangkan aksi para pejabat di tengah situasi ekonomi yang sulit.
“Harga-harga naik, subsidi dicabut, rakyat makin susah. Sementara pejabatnya malah joget-joget di Istana?” tulis seorang netizen.
“Ini bukan soal jogetnya, tapi soal empati. Bagaimana mungkin para pejabat terlihat begitu bahagia sementara banyak rakyat yang berjuang untuk sekadar makan?” komentar lainnya.
Polemik Kebijakan Prabowo: Pangkas Anggaran, Tapi Pesta?
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto baru saja memangkas anggaran belanja negara 2025 sebesar Rp306,7 triliun. Langkah ini disebut sebagai efisiensi anggaran, namun di sisi lain menyebabkan ketidakpastian ekonomi bagi masyarakat kecil.








