“Di perairan dangkal sering terdapat konsentrasi makanan yang menarik ikan. Perubahan arus laut, seperti pasang surut atau arus musiman, juga dapat membawa ikan ke tepi pantai,” tambahnya.
Hadi juga menyebutkan bahwa fenomena alam lain seperti gelombang pasang, badai, atau aktivitas bawah laut seperti gempa dan letusan gunung berapi bawah laut dapat memengaruhi pola pergerakan ikan. Selain itu, gangguan ekosistem dan faktor reproduksi juga menjadi alasan potensial di balik kejadian ini.
“Fenomena ini mungkin terjadi karena kombinasi beberapa faktor tersebut. Meski langka, kejadian seperti ini memberikan wawasan tentang dinamika ekosistem laut yang kompleks,” jelasnya.
Warga setempat menyambut fenomena ini dengan antusias. Banyak yang menganggap kejadian ini sebagai berkah di awal tahun.
“Ini benar-benar kejadian langka. Kami merasa seperti mendapatkan hadiah dari laut,” ujar salah seorang warga yang berhasil menangkap ikan selar.
Video-video yang merekam momen tersebut pun mendapat perhatian luas di media sosial, dengan ribuan komentar yang memuji keindahan alam Natuna dan keunikan fenomena ini. Hingga kini, fenomena ribuan ikan terdampar di Pantai Sisi masih menjadi perbincangan hangat.













