
Mahadi juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Karimun atas dukungan mereka dalam proses keberangkatan Sri Rahayu. Menurut Mahadi, Sri pula merupakan santri utusan dari Kabupaten Karimun aehubgga dukungan tersebut sangat berarti bagi kelancaran keberangkatannya.
Sementara itu, Sri Rahayu dalam pernyataan singkatnya menyampaikan rasa terima kasih atas seluruh doa dan dukungan yang ia terima. “Persiapan saya adalah belajar setiap hari dan menjaga kondisi tubuh agar tetap fit. Mohon doanya agar saya bisa tampil maksimal dan membawa nama baik Qur’an Centre serta Indonesia,” tuturnya dengan rendah hati.
Keberangkatan Sri Rahayu ke MTQH Internasional Wellington tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga simbol kemajuan pembinaan Qur’an di Kepulauan Riau yang semakin menapaki panggung dunia.













