“Ini adalah momen bersejarah dan membanggakan. Keikutsertaan Sri adalah bukti bahwa kita mampu bersaing di level global. Ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus mendorong santri Qur’an Centre tampil di ajang-ajang bergengsi, baik nasional maupun internasional,” ujar Mahadi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Kepri.
Mahadi juga menyampaikan pesan khusus kepada Sri Rahayu untuk tetap rendah hati, terus belajar, dan menjaga semangat dalam berdoa serta berlatih. “Tampil maksimal tidak hanya soal kemampuan, tapi juga tentang ketulusan dan niat. Insya Allah, dengan bekal itu, Sri bisa memberikan yang terbaik,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Mahadi mengungkapkan bahwa undangan untuk mengikuti MTQ di AS sebenarnya sudah diterima sejak tahun lalu. Namun, keberangkatan Sri sempat tertunda karena kendala pengurusan visa. “Alhamdulillah, tahun ini semua proses berjalan lancar. Visa Sri sudah keluar, dan kita bisa memberangkatkan beliau di iven yang sama,” jelasnya.
Tak lupa, Mahadi mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu Qur’an Centre yakni Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Nanyang Haris Pratamura. “Setiap tahun Pemprov Kepri menyediakan beasiswa untuk anak-anak Kepri belajar di sini. Dan tahun ini Pak Gubernur dan Wakil Gubernur membantu sekitar dua milyar rupiah untuk membangun STIQ di Qur’an Centre. Tentu kami sangat berterima kasih dan mudahan-mudahan kami mampu menghasilkan santri-santri seperti Sri Rahayu, ” ungkap Mahadi.













