Antusiasme peserta juga terlihat ketika beberapa di antaranya meminta mahasiswa KKN untuk menggambarkan pola pada galon bekas tambahan yang mereka bawa. Galon tersebut rencananya akan dibuat menjadi pot secara mandiri di rumah.
Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan barang bekas dapat menjadi alternatif yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Praktik langsung juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk tidak hanya memahami materi, tetapi sekaligus mencoba cara pengolahan sampah yang dapat dilakukan secara mandiri.
Melalui Program “Kumpulrejo Bersih dan Hijau”, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro berupaya mendorong masyarakat untuk melihat sampah tidak hanya sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi juga sebagai sesuatu yang dapat dipilah, dimanfaatkan kembali, dan dikelola secara lebih bijak.
Perpaduan edukasi dan praktik langsung diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kebiasaan pengelolaan sampah secara mandiri di tingkat rumah tangga serta mendukung terwujudnya lingkungan Kumpulrejo yang lebih bersih dan hijau.








