“Korban meninggal dalam perjalanan (menuju rumah sakit), ada benturan di kepala, tapi kita belum tahu apakah ini benturan di kepala disebabkan karena jatuh di aspal atau dari mobil,” jelasnya.
Saat ini jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Dusun Ba’barura, Desa Tangnga-tangnga, Kecamatan Tinambung, Polman.
Salah satu warga setempat bernama Ismail membenarkan jika korban merupakan calon pengantin.
“Rencana pernikahan korban akan dilangsungkan pada awal bulan Juli mendatang,” ungkap Ismail yang dikonfirmasi terpisah.
Menurut Ismail, seluruh rangkaian proses pernikahan korban telah dipersiapkan, termasuk menyebar undangan.
“Sebelumnya pihak keluarga korban juga telah datang ke rumah untuk mengundang. Rumah korban juga sudah dipasangi dekorasi,” tutupnya.
Kasus kecelakaan ini telah dalam penanganan Sat Lantas Polres Polman. Selain mengamankan sepeda motor korban dan mobil yang terlibat kecelakaan, polisi juga tengah menyelidiki pemotor yang pertama kali bersenggolan dengan korban.













