“Kadang dia berdiri di pojok sel. Saya tahu itu dia. Saya gak bisa tidur… saya takut,” tuturnya.
Kini, di balik jeruji besi Mapolsek Sagulung, Iksan tak hanya menghadapi proses hukum dan tuntutan berat.
Ia juga menghadapi sesuatu yang tak bisa dijelaskan secara logika: mimpi buruk yang tak kunjung usai.
Arwah Via terus datang. Diam, tapi menyiksa batin.










