Melansir Kompas.id, bencana tersebut dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur sejumlah wilayah tersebut. Akibatnya, terjadi luapan aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi.
Di Kabupaten Agam, kata Abdul Muhari, banjir bandang terjadi setelah hujan lebat melanda tiga kecamatan, yakni Canduang, Sungai Pua, dan IV Koto.
rdasarkan hasil pantauan foto udara BPBD Tanah Datar menunjukkan, banjir bandang wilayah ini disebabkan oleh luapan Sungai Malana yang berhulu di Gunung Marapi.
“Peristiwa banjir ini dipicu intensitas curah hujan yang tinggi,” kata Abdul Muhari. BNPB pun mengimbau warga Kabupaten Tanah Datar di sekitar bantaran sungai yang berhulu di Gunung Marapi, agar selalu waspada dengan risiko bencana susulan.













