NusantaraZona Headline

BMKG Minta Modifikasi Cuaca Kurangi Potensi Banjir di Sumbar

99
×

BMKG Minta Modifikasi Cuaca Kurangi Potensi Banjir di Sumbar

Share this article
Banjir membuat batu besar menghantam rumah penduduk di Nagari Bukik Batabuah Agam, Minggu (12/5/2024). (Dok. BPBD Agam)
banner 468x60

Gudangberita.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merekomendasikan untuk segera dilakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) di Sumatera Barat (Sumbar).

Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi hujan deras dan kebencanaan di wilayah Sumatera Barat.

“Berdasarkan hasil analisa dan kondisi yang terjadi di Sumatera Barat saat ini, rekomendasi kami memohon kepada pihak berwenang untuk segera melakukan TMC,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dilansir Antara, Minggu (12/5/2024).

Baca Juga:  Bupati Natuna Desak Pemerintah Pusat Turunkan Harga Tiket Pesawat!

Modifikasi cuaca dengan cara menabur zat NaCl atau garam ke langit menggunakan pesawat, merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengendalikan potensi awan penghujan. Upaya tersebut perlu juga diterapkan di Sumatera Barat yang berdasarkan hasil analisa cuaca diprakirakan hingga 22 Mei 2024 berpotensi diguyur hujan intensitas sedang hingga sangat deras.

Baca Juga:  Fakta Mengejutkan Ombudsman: Puluhan Anak Disabilitas Ditolak Sekolah di Batam

Kondisi cuaca tersebut sebelumnya telah terdeteksi oleh BMKG sejak 8 Mei 2024. Bahkan menurut dia, puncaknya telah memicu bencana banjir disertai tanah longsor dengan dampak kerusakan parah di Kabupaten Agam, Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, pada Sabtu (11/5/2024) malam.

Dari hasil analisa BMKG mendapati fenomena Sirkulasi Sinklonik atau pembentukan awan dan belokan angin lokal di Sumatera Barat turut berkontribusi derasnya intensitas hujan hingga mencapai lebih dari 300 mm di wilayah itu.