Pihak RS Graha Hermine menyebutkan bahwa kondisi ketiga korban sangat kritis dan memerlukan perawatan luka bakar lanjutan.
“Kondisi mereka sangat serius. Kami sedang berupaya semaksimal mungkin menangani luka bakar berat yang diderita,” ujar salah satu tenaga medis.
Pihak kepolisian bersama Basarnas, Dinas Ketenagakerjaan, dan tim forensik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab utama kebakaran dan ledakan di kapal tersebut. Fokus penyelidikan mencakup prosedur keselamatan kerja, penggunaan peralatan las, dan kemungkinan kebocoran bahan mudah terbakar.










