harris
BatamOpiniPerspektif

Ancaman Mangkrak Nyata! Ini 4 Risiko Hukum yang Bisa Hentikan Pembangunan Pasar Induk Jodoh

172
×

Ancaman Mangkrak Nyata! Ini 4 Risiko Hukum yang Bisa Hentikan Pembangunan Pasar Induk Jodoh

Share this article
Kawasan proyek pembangunan Pasar Induk Jodoh yang terancam terdampak kasus hukum DPO Bareskrim.
Kawasan proyek pembangunan Pasar Induk Jodoh yang terancam terdampak kasus hukum DPO Bareskrim.
banner 468x60
  1. Penarikan Diri Finansial dari Investor dan Perbankan

Pembangunan infrastruktur skala besar sangat bergantung pada skema pendanaan dari kredit perbankan maupun konsorsium investor. Masuknya sang direktur ke dalam daftar buronan Bareskrim atas dugaan TPPU otomatis menghancurkan tingkat kepercayaan (credit rating) korporasi. Lembaga keuangan dipastikan akan membekukan atau membatalkan komitmen pendanaan guna menghindari risiko keterlibatan tindak pidana pencucian uang.

  1. Ketidakpastian Legalitas Bagi Para Pedagang dan Penyewa
BACA JUGA:  Paparkan Capaian Pembangunan Batam, Amsakar Ajak RT dan RW Bergerak Bersama

Implikasi paling berbahaya di tingkat tapak adalah hilangnya kepastian bagi para pedagang tradisional dan UMKM yang menjadi sasaran utama Pasar Induk Jodoh. Ketidakjelasan status hukum mitra pengelola membuat calon penyewa enggan menyetorkan modal atau biaya sewa lapak karena khawatir proyek akan terhenti di tengah jalan akibat sengketa hukum antara negara dan pengembang.

BACA JUGA:  Bukan Sabu Siap Pakai, Indonesia Menjadi Target Industri Kitchen Lab Skala Raksasa

Merespons potensi dinamika tersebut, Pemko Batam menyatakan bahwa saat penandatanganan KSP berlangsung pada Maret 2026, PT UJKM secara administrasi telah memenuhi seluruh persyaratan dan bersih dari status hukum.

“Pemko Batam menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan di Bareskrim Polri. Klarifikasi ini disampaikan agar masyarakat memperoleh gambaran utuh, sementara fokus pemerintah tetap pada optimalisasi aset daerah,” ujar Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, Jumat (21/8/2026).

BACA JUGA:  Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Penerbangan Batam–Jakarta, 5 Jadwal di Bandara Hang Nadim Batal