“Perubahan demand menyebabkan tekanan berubah, dan endapan di dalam pipa terbawa aliran air sehingga memengaruhi kualitas air yang diterima pelanggan,” tambahnya.
Keluhan air keruh di Tiban Ayu ini kembali menyoroti kualitas layanan air bersih di Batam. Warga berharap ABH tidak hanya melakukan perbaikan teknis sementara, tetapi juga memastikan kualitas air yang aman dan layak digunakan, terutama untuk kebutuhan dasar dan kesehatan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, warga Tiban Ayu masih menanti tindak lanjut konkret agar air bersih yang mengalir ke rumah mereka kembali jernih dan aman digunakan.







