Gudangberita.co.id – Realisasi investasi sebesar Rp69,3 triliun sepanjang 2025 menjadi modal utama Batam untuk melangkah ke level yang lebih tinggi dalam peta industri maritim global.
Capaian tersebut mengantar Batam tampil percaya diri di ajang Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis, sekaligus menegaskan transformasi Batam dari kawasan industri regional menuju pemain baru di liga maritim dunia.
Melalui keikutsertaan Badan Pengusahaan (BP) Batam pada pameran maritim internasional tersebut, Batam diperkenalkan bukan lagi sekadar kawasan penunjang industri, melainkan platform operasional industri maritim yang berada di jalur strategis pelayaran Selat Malaka dan Singapura.
Posisi geografis ini diperkuat dengan status Free Trade Zone (FTZ) serta ekosistem galangan kapal dan industri maritim yang telah terbentuk secara solid.
Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menegaskan bahwa kekuatan Batam terletak pada kesiapan industrinya, bukan semata lokasi.
“Batam tidak hanya unggul secara geografis, tetapi juga siap dari sisi industri. Kami berada di jalur perdagangan dunia dan siap menjadi mitra strategis dalam rantai pasok global,” ujar Fary saat menjadi pembicara di forum Euromaritime di hadapan pelaku industri maritim Eropa.













