BatamBreaking NewsZona Headline

Video Ucapan”Ratakan Kampung Tua” Berbuntut Panjang, Polsek Nongsa Mediasikan Warga dengan Driver Online

203
×

Video Ucapan”Ratakan Kampung Tua” Berbuntut Panjang, Polsek Nongsa Mediasikan Warga dengan Driver Online

Share this article
Polsek Nongsa menengahi antara warga dan driver online. (Foto: dok. Polda Kepri)
banner 468x60

Batam – Warga Teluk Nipah Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam mendadak menutup jalan masuk Kampung Tua Telaga Punggur kota Batam, Senin (10/4/2023).

Hal itu dilakukan lantaran adanya video ucapan “Ratakan Kampung Tua” tersebar luas melalui media sosial sehingga menyebabkan aksi spontan dilakukan warga Kampung Tua sekitar pukul 08.00 WIB dengan menutup jalan dan melarang taksi online untuk masuk ke wilayah tersebut.

BACA JUGA:  Bukan Cuma Imbauan! Ini Aturan Baru Rekrutmen Kerja di Batam yang Wajib Diketahui Pencari Kerja

Kejadian tersebut bermula Minggu (9/4/2023) di mana telah terjadi keributan antara taksi online dan taksi konvensional di pelabuhan Punggur, Batam.

Dalam permasalahan tersebut salah satu supir taksi online mengucapkan “Ratakan Kampung Tua” yang direkam dan di sebarluaskan ke sejumlah group WhatsApp

Ucapan tersebut dinilai warga sebagai ancaman, yang mana sejumlah tokoh masyarakat Kampung Tua merasa keberatan hingga memutuskan untuk menutup jalan itu.

BACA JUGA:  Bukan Cuma Bagi-Bagi Makanan Gratis, Ada 'Proyek Raksasa' yang Sedang Disiapkan Amsakar Achmad di Batam

Selain menutup jalan, warga melalui Kuasa Hukum Kampung Tua Telaga Punggur Jupri, membacakan sejumlah pernyataan sikap warga Kampung Tua Telaga Punggur terhadap Aliansi Taksi online Khususnya Maxim.

Intinya warga setempat berang dengan pernyataan tersebut dan meminta pihak bertanggungjawab meminta maaf atas hal itu. Apalagi penyebabnya karena pertikaian dua kelompok driver.

BACA JUGA:  Bukan Sabu Siap Pakai, Indonesia Menjadi Target Industri Kitchen Lab Skala Raksasa