Gudangberita.co.id, Natuna – Suasana haru menyelimuti Gedung Sri Srindit, Ranai, pada Rabu (3/9/2025). Ratusan guru ngaji rumahan dari 17 kecamatan di Kabupaten Natuna berkumpul untuk menerima insentif dari Pemerintah Daerah. Sebagian guru ngaji dari pulau-pulau terluar mengikuti acara ini secara daring.
Total ada 416 guru ngaji yang mendapat apresiasi berupa insentif. Namun, lebih dari sekadar bantuan finansial, momen ini dianggap sebagai pengakuan moral atas pengabdian mereka dalam membimbing anak-anak Natuna membaca dan memahami Al-Qur’an.
“Jerih payah bapak dan ibu tidak bisa diukur dengan materi. Guru ngaji bukan hanya pengajar, tetapi juga pembina moralitas generasi Natuna di setiap pelosok,” ujar Bupati Natuna, Cen Sui Lan.
Pernyataan itu disambut hangat para guru ngaji yang hadir. Bagi mereka, mengajar mengaji bukanlah pekerjaan semata, melainkan panggilan hati. Insentif yang diterima pun dipandang bukan sebagai bayaran, melainkan dukungan moral dari pemerintah.
Penyerahan insentif ini juga menjadi penanda terealisasinya program Maghrib Mengaji, salah satu janji kampanye Bupati Cen Sui Lan. Pemerintah menegaskan bahwa insentif bukanlah upah, tetapi bentuk kepedulian agar para guru tetap bersemangat dalam mendidik generasi muda Natuna.







