Gudangberita.co.id, Batam – Sebuah video viral memperlihatkan seorang perempuan muda dengan wajah lebam dan tubuh penuh luka-luka. Publik pun geger. Sosok dalam video itu diketahui bernama Intan, Asisten Rumah Tangga (ART) asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bekerja di rumah seorang majikan di kawasan elite Sukajadi, Kota Batam.
Kini, fakta-fakta mengerikan di balik penderitaan Intan mulai terkuak ke publik. Penyiksaan yang dialami Intan bukan sekadar kekerasan sesaat, tapi sistematis, kejam, dan berlangsung selama hampir setahun.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin melalui Kasat Reskrim AKP Debby Andrestian menjelaskan, penyelidikan dimulai setelah video kondisi Intan beredar luas pada Minggu, 22 Juni 2025. Wajahnya lebam, tubuhnya penuh luka, dan matanya sembab.
“Video tersebut memicu atensi publik yang luar biasa. Kami segera bergerak dan melakukan penyelidikan. Hasilnya, kami menemukan bukti kuat bahwa korban mengalami penganiayaan berat,” ujar Debby dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang, Senin (23/6/2025).
Intan, yang mulai bekerja sejak Juli 2024 di rumah seorang perempuan bernama Roslina (R), mengaku kerap dipukul dengan berbagai benda tumpul seperti sapu, raket nyamuk listrik, ember plastik, kursi lipat, bahkan obeng.







