NatunaZona Headline

Pemerintah Diminta ‘Melek’ Perbatasan: 3 Juta Rumah Harus Menyentuh Pulau Terluar

870
×

Pemerintah Diminta ‘Melek’ Perbatasan: 3 Juta Rumah Harus Menyentuh Pulau Terluar

Share this article
rumah subsidi batam
Foto: ilustrasi
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Di tengah gencarnya realisasi Program 3 Juta Rumah per Tahun oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR), suara dari wilayah perbatasan menggema lantang.

Pemerintah diminta untuk ‘melek’ terhadap kondisi daerah terluar, yang hingga kini masih kerap luput dari pemerataan pembangunan.

Riky Rinovsky, pemerhati sosial dan penggiat pembangunan di wilayah perbatasan, menyoroti potensi ketimpangan dalam distribusi program perumahan nasional yang dinilai masih terlalu terpusat di wilayah urban.

BACA JUGA:  Dihantam Puting Beliung, Sejumlah Rumah Pelantar di Tanjung Kelit Lingga Rusak Parah
Riky Rinovski. (Foto: dok. Pribadi)

“Kami di Natuna dan Anambas bukan hanya penjaga kedaulatan negara, kami juga warga negara yang berhak atas rumah layak. Pemerintah harus lebih peka dan adil dalam menyalurkan pembangunan,” tegas Riky, Jumat (25/4/2025).

Riky menyebutkan bahwa hingga kini, masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal) masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar, termasuk perumahan yang layak dan terjangkau. Ia berharap Program 3 Juta Rumah tidak berhenti di pusat-pusat populasi saja, tapi juga benar-benar menyentuh ujung negeri.

BACA JUGA:  Diduga Aksi 'Rayap Besi' di Terowongan Pelita Batam Terekam Kamera, Fasilitas Publik Dirusak?

“Kalau pembangunan hanya fokus di Jawa atau kota besar, lalu siapa yang peduli dengan masyarakat di Natuna, Anambas, dan pulau-pulau perbatasan lainnya?” ujarnya.