Gudangberita.co.id, Natuna – Kabupaten Natuna berpotensi menjadi pionir kawasan industri hilirisasi pasir kuarsa di Indonesia. Hal ini terungkap dalam kunjungan kerja tim investor PT Vendoor Eco Batam Indonesia ke ruang kerja Bupati Natuna, Cen Sui Lan, pada Senin (14/4/2025).
Didampingi oleh Aliang dan Robinson Tan, pimpinan perusahaan tersebut memaparkan rencana besar memindahkan pabrik smelter pasir kuarsa dari Shandong, Cina ke Natuna. Langkah ini sejalan dengan rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) industri yang telah lama diwacanakan namun belum direalisasikan.
“Kami sangat mendukung penuh rencana investasi ini. Pemerintah daerah akan mempermudah perizinan dan segera berkoordinasi dengan Dewan Nasional KEK agar percepatan realisasi bisa segera dimulai,” ujar Bupati Cen.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk langsung menghadap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, selaku Ketua Dewan Nasional KEK, guna menyampaikan potensi investasi hilirisasi mineral kritis ini.
Rencana ini merupakan bagian dari kebijakan nasional hilirisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo dalam RPJMN, termasuk pelarangan ekspor bahan mentah dan dorongan pengolahan dalam negeri.
“Natuna siap berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Masyarakat akan mendapat manfaat besar dari hilirisasi ini, baik secara ekonomi maupun lapangan kerja,” tambah Cen.













