Gudangberita.co.id, Natuna – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Natuna mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 4 meter di wilayah Natuna-Anambas. Peringatan ini berlaku untuk periode 9 Januari hingga 12 Januari 2025.
Prakirawan BMKG, Danny Pangestu, menjelaskan bahwa pola angin di wilayah Natuna saat ini bergerak dari utara ke timur dengan kecepatan 08-30 knot. “Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara dan wilayah utara Kepulauan Natuna-Anambas,” ungkap Danny dalam keterangan tertulis.
Potensi Tinggi Gelombang di Beberapa Perairan
BMKG memprediksi tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di wilayah berikut:
- Perairan Selatan Anambas
- Perairan Selatan Natuna
- Perairan Kepulauan Natuna-Anambas
- Perairan Utara Kepulauan Anambas
- Perairan Subi-Serasan
- Perairan Barat Kepulauan Natuna
- Perairan Utara Kepulauan Natuna
- Perairan Timur Kepulauan Natuna
- Risiko Keselamatan Pelayaran
BMKG memberikan saran keselamatan terkait kondisi gelombang tinggi ini, terutama bagi aktivitas pelayaran:
- Perahu nelayan berisiko saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan gelombang 1,25 meter.
- Kapal tongkang berisiko pada kecepatan angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter.
- Kapal ferry berisiko jika kecepatan angin mencapai 21 knot dan gelombang 2,5 meter.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan operator transportasi laut, untuk selalu memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG. “Kewaspadaan terhadap kondisi gelombang tinggi sangat penting demi keselamatan pelayaran dan aktivitas di laut,” tambah Danny.













