Eksion hadir dalam dua pilihan sistem penggerak. Varian plug-in hybrid memadukan mesin 1.500 cc dedicated hybrid engine dengan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) dan baterai berkapasitas 20,5 kWh. Kombinasi tersebut diklaim mampu menempuh jarak listrik hingga 125 kilometer dan total perjalanan lebih dari 1.000 kilometer.
Sementara itu, varian listrik murni dibekali motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi 310 Nm serta baterai 69,2 kWh.
“Dalam kondisi penuh, kendaraan diklaim dapat menempuh jarak hingga 530 kilometer dan mendukung pengisian cepat melalui DC fast charging CCS2,” kata Chandra.
Dari sisi keselamatan, Eksion menggunakan struktur bodi dengan dominasi baja berkekuatan tinggi dan dilengkapi enam airbag. Sistem keselamatan aktif mencakup electronic stability control (ESC), anti-lock braking system (ABS), electronic brakeforce distribution (EBD), hill hold control (HHC), auto vehicle hold (AVH), dan tire pressure monitoring system (TPMS).
Wuling juga menyematkan teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2 dengan 11 fungsi keselamatan, termasuk adaptive cruise control, autonomous emergency braking, lane departure warning, blind spot detection, dan rear cross traffic alert.







