Batam

Sidak Proyek Drainase Batam, Wawako Li Claudia Sentil Galian “Tanpa Data” dan Minta BP Batam Tak Jalan Sendiri

11
×

Sidak Proyek Drainase Batam, Wawako Li Claudia Sentil Galian “Tanpa Data” dan Minta BP Batam Tak Jalan Sendiri

Share this article
Sidak proyek drainase Tanjung Piayu, Wawako Li Claudia Chandra sentil galian tanpa data utilitas dan desak sinergi Pemko dengan BP Batam.
Sidak proyek drainase Tanjung Piayu, Wawako Li Claudia Chandra sentil galian tanpa data utilitas dan desak sinergi Pemko dengan BP Batam.
banner 468x60

Peninjauan berlanjut ke Drainase Jalan Letjend Suprapto (depan RS Graha Hermain, Batuaji) serta kawasan spillway di belakang Rusun Pemko Muka Kuning. Di wilayah Batuaji, Wawako meminta adanya pelebaran saluran air dan jembatan yang disesuaikan secara presisi dengan Ruang Milik Jalan (Row).

Ia menyoroti pentingnya penataan sistem drainase yang holistik dari hulu ke hilir—termasuk pengerukan normalisasi menggunakan alat berat—agar aliran air tidak tertahan di titik-titik tertentu saat intensitas hujan tinggi. Selain itu, aspek kenyamanan publik turut menjadi penekanan.

BACA JUGA:  Rayu Konjen Tiongkok, Pemko Batam Pertaruhkan Pertumbuhan Industri pada Keandalan Air dan Listrik

“Pekerjaan harus berjalan, tetapi lalu lintas dan aktivitas warga jangan sampai terganggu,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada potensi banjir, Li Claudia turut melayangkan kritik terhadap lambatnya penanganan keselamatan jalan raya. Ia mendesak percepatan perencanaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Laksamana Bintan, mulai dari Simpang Pollux hingga Simpang Telkom, Kecamatan Batam Kota.

BACA JUGA:  Li Claudia Chandra Instruksikan OPD Rutin Turun Lapangan, Berantas Sampah Drainase

Akses vital tersebut dinilai rawan kecelakaan dan tindak kejahatan pada malam hari akibat minimnya pencahayaan yang memadai.

Li Claudia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Batam tidak boleh sekadar berorientasi pada penyelesaian fisik atau penyerapan anggaran semata.