Adapun setiap masyarakat penerima program mendapatkan Dana BSPS senilai Rp20 juta dengan rincian Rp17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang.
PPK Rumah Swadaya Evi Linawaty Purba, S.T, menjelaskan bahwa salah satu lokasi program BSPS yaitu di Kabupaten Lingga mendapatkan bantuan sejumlah 323 unit.
“Berdasarkan data yang ada pada kami, hingga saat ini progres fisik yang telah rampung mencapai 174 unit, sedangkan 147 unit lainnya progresnya sudah mendekati 100 persen,” jelas Evi.
Di lapangan memang masih tersisa dua unit rumah yang progresnya masih 30 persen namun sebetulnya pengiriman material dari toko bangunan ke penerima bantuan sudah tersalurkan 100 persen.
“Setelah kami telusuri di lapangan ternyata ada sedikit keterlambatan pembangunan rumah dikarenakan masih menunggu material kayu tonggak rumah. Nah, material kayu tonggak tersebut merupakan bentuk keswadayaan masyarakat sendiri dan bukan dari toko supplier bangunan yang mereka tunjuk,” ungkapnya.
Pelaksanaan program BSPS atau pembangunan bedah rumah di Desa Mensanak Kabupaten Lingga, berjalan sesuai dengan perencanaan dan realisasi sudah ada yang mencapai 100 persen.
Terkait dengan upah tukang dananya sudah ada di rekening yang bersangkutan, tetap harus selesai pekerjaan baru bisa dicairkan. Sebelumnya, upah tukang dengan total Rp2.5 juta, sudah cair Rp1.250 ribu, nanti jika sudah selesai semua baru sisanya Rp1.250 ribu nya langsung dicairkan.







