Menariknya, virus “CR7” ini juga menular ke keluarga Yamal. Sang bintang muda membeberkan bahwa adik laki-lakinya secara spesifik sangat mengidolakan megabintang asal Portugal tersebut.
Alejandro Garnacho: ‘Anak Kandung’ Argentina yang Hobi Selebrasi Siu
Jika kisah Yamal terasa ironis bagi publik Catalan, kisah Alejandro Garnacho mungkin terasa sedikit “perih” bagi publik Argentina. Lahir dan membela Timnas Argentina yang mengagungkan Messi sebagai GOAT (Greatest of All Time), Garnacho justru bertransformasi menjadi penggemar berat Cristiano Ronaldo.
Winger muda bertalenta ini tidak pernah malu menunjukkan identitasnya sebagai fans berat CR7. Di lapangan, Garnacho kerap meniru gaya bermain Ronaldo: cepat, eksplosif, dan langsung menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Tak sampai di situ, Garnacho bahkan berulang kali melakukan selebrasi khas “Siu” milik Ronaldo setelah mencetak gol penting. Sebuah pemandangan unik di mana seorang pemain berpaspor Argentina merayakan gol dengan gaya ikonik rival terbesar kapten mereka sendiri.
Fenomena Lamine Yamal dan Alejandro Garnacho membuktikan bahwa di era sepak bola modern, batasan rivalitas klub dan negara mulai mencair bagi generasi muda.
Bagi Yamal dan Garnacho, etos kerja keras, dedikasi, dan mentalitas juara yang ditunjukkan Cristiano Ronaldo sepanjang kariernya adalah inspirasi yang universal, tidak terbatas oleh warna jersi Barcelona maupun garis keturunan Argentina.













