harris
BatamPeristiwaZona Headline

Tiga Tewas, Empat Luka Bakar Akibat Kebakaran Kapal Tanker di Galangan PT ASL Shipyard Batam

788
×

Tiga Tewas, Empat Luka Bakar Akibat Kebakaran Kapal Tanker di Galangan PT ASL Shipyard Batam

Share this article
Kebakaran hebat melanda sebuah kapal tanker yang tengah menjalani proses perbaikan di galangan PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Kota Batam, Selasa (24/6/2025) siang. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Tragedi kebakaran hebat melanda sebuah kapal tanker yang tengah menjalani proses perbaikan di galangan PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Kota Batam, Selasa (24/6/2025) siang. Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang pekerja tewas dan empat lainnya mengalami luka bakar serius.

Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban tewas sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa mereka tidak berhasil diselamatkan.

BACA JUGA:  Geliat WNA di Batam: Imigrasi Terbitkan 35 Ribu Izin Tinggal dan 160 Alih Status

“Saat ini terdapat tujuh korban, dimana tiga orang tewas tidak tertolong nyawanya dan empat pekerja mengalami luka berat akibat terbakar,” ujar AKP Raden Bimo.

Para korban luka saat ini tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Graha Hermine dan Rumah Sakit Aini. Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku menjinakkan api yang membesar di bagian lambung kapal.

BACA JUGA:  Batam Blackout Lebih dari 13 Jam: Listrik 98,8 Persen Pulih, PLN Buka Suara Soal Isu Serangan Siber Hingga Data Center

AKP Bimo menambahkan bahwa proses pemadaman sempat terkendala oleh asap tebal yang menyelimuti lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak berwajib.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Saat ini pemadaman terus dilakukan, namun asap api masih sangat tebal,” jelasnya.

Untuk keperluan investigasi, seluruh aktivitas galangan kapal PT ASL Shipyard ditutup sementara. Pihak kepolisian bersama instansi terkait akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan faktor penyebab kebakaran serta potensi kelalaian kerja.

BACA JUGA:  Protes Keras di Hang Nadim! Penumpang NAM Air Natuna Tuntut Hak Makan Malam dan Snack