“Sinergi pembangunan SKKL SUB-2 bersama CCSI menjadi wujud komitmen Telkom dalam memperkuat infrastruktur konektivitas digital nasional yang lebih agile dan berdaya saing. Penambahan kapasitas kabel laut yang andal diharapkan mampu mendukung pemerataan konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam jangka panjang,” ujar Nanang.
CCSI sendiri dikenal sebagai produsen dan penyedia kabel serat optik darat dan laut yang berpengalaman dalam mendukung pengembangan jaringan telekomunikasi nasional. Dalam kerja sama ini, kedua pihak menjajaki pemanfaatan kapabilitas masing-masing untuk membangun infrastruktur konektivitas secara terintegrasi.
Ruang lingkup kerja sama meliputi penjajakan teknis dan pemanfaatan perizinan dalam pembangunan SKKL SUB-2. Pendekatan kolaboratif melalui skema joint operation dan joint investment dinilai mampu memberikan efisiensi investasi serta manfaat operasional yang lebih optimal dibandingkan pembangunan jaringan secara terpisah. Sebelumnya, Telkom dan CCSI telah menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 21 Maret 2025 sebagai dasar pertukaran informasi tahap awal.
President Director CCSI Peter Djatmiko menegaskan bahwa kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan infrastruktur telekomunikasi nasional.













