Karena itu, ia mengajak jemaat pilih nomor 2 (Rudi-Rafiq). Sebab, seluruh rencana ini membutuhkan koordinasi dan kolaborasi yang baik, sehingga membutuhkan pemimpin yang andal dan sudah terbukti dan teruji.
“Kami mampu memberikan yang terbaik buat kemajuan kota Batam. Semuanya itu sudah dapat kita nikmati dan rasakan, terutama untuk masa depan generasi muda Kepri,” cetusnya
HMR juga ingin kemajuan kota Batam dapat dirasakan oleh kabupaten/kota lain yang ada di Kepri, seperti Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Lingga, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Bintan.
“Kita melihat bahwa pembangunan ibu kota Provinsi Kepri, yakni Tanjungpinang, saat ini masih kurang penataan. Maka jika Rudi-Rafiq menang menjadi Gubernur Kepri, maka Ibu Kota Tanjungpinang akan kita bangun menjadi ibu kota yang layak,” tegasnya
Sementara itu, Pimpinan HKBP Distrik XX Kepri, Pdt Renova Sitorus, mengungkapkan bahwa Pesta Puncak Tahun Oikumene Inklusif-HKBP Distrik XX Kepri rencananya akan dihadiri belasan ribu jemaat HKBP se-Kepri.
Namun karena berbagai keterbatasan, sehingga yang bisa hadir dalam pesta puncak ini hanya 3000 orang.
“Menurut data statistik jemaat HKBP Distrik Kepri mencapai 88 ribu. Jika semua hadir, gedung indoor Tumenggung Abdu Jamal pun tak akan muat,”ujar Renova.













